26/05/17

0

Ramadhan TIBA!!

Alhamdulillah wasyukurillah...
Ramadhan telah tiba, waktunya mensucikan diri. Ramadhan adalah saat yang sangat ditunggu-tunggu. Bagaimana tidak, setiap pagi ataupun malam selalu datang dengan ampunan.

Aku rindu bulan suci ramadhan pada saat aku masih belum beranjak dewasa, aku rindu saat-saat dimana aku bersama sahabat kecilku mendatangi masjid dan kita bersama-sama shalat tarawih. Bulan ramadhan juga yang membawa kita semua berjalan beramai-ramai subuh hari untuk datang ke masjid.

Aku rindu masa saat itu, setelah kami semua shalat subuh tak lupa juga untuk bermain setelah itu heeee... aku yang paling sering di marahi orang tuaku jika aku setelah subuhan langsung bermain, kata mereka "Jangan main, masih pagi. Nanti saja saat siang hari." tetapi aku nakal, se-sekali keluar diam-diam.

Aku rindu pada saat sore hari Ibuku selalu hampir setiap hari dibulan ramadhan membuat martabak tahu dan itu enak!

Aku rindu suara kakak ku yang setiap sehabis shalat subuh mengaji, suaranya merdu. Tapi sayangnya.... ia sudah berkeluarga sekarang dan sudah mempunyai rumah sendiri.

Ah! satu hal yang selalu aku tunggu-tunggu pada saat masih kecil, Suara bedug sahur. Sesekali aku suka terbangun pada saat ada bedug sahur, dan aku menggu sampai suaranya hilang

Tapi....
saat mulai beranjak dewasa, aku dan sahabat kecilku... kita memiliki kesibukan tersendiri. Yang sudah hampir melupakan moment berharga pada saat ramadhan.
ya.. tidak ada lagi shalat tarawih bersama di masjid, tidak ada lagi shalat subuh berjamaah di masjid, tidak ada lagi main padaa saat setelah shalat subuh.

Walaupun begitu, aku harus tetap semangat dan menyambut Ramadhan dengan senyuman.

"Barang siapa yang bergembira dengan kedatangan bulan ramadhan, nischaya Allah mengharamkan jasadnya dari neraka"
- utsman bin hasan al-khubawi

04/01/17

0

Kuliah Negeri?

Rencana Allah tidak pernah salah, kalian semua diciptakan sudah ada dalam rencana Allah, begitupun aku. 2 tahun lalu, berbagai macam cara dilakukan cuma supaya bisa dapat apa yang dimau.... ya, PTN. Mulai dari cara D-U-I-T doa,usaha,ikhtiar dan tawakal semua sudah dilakukan, tapi apa? sampai pengumuman kelulusanpun tidak ada hasil yang didapat. Rasa kesal bahkan perdebatan dengan keluarga juga terjadi hanya karna memilih Universitas pun jurusan, Psikolog itu cita-citaku, dulu. Tapi sekarang menyeleneh tidak ada sangkut pautnya sama sekali. Entah apa yang terlintas dibenak hati ini, mau bilang kalau semuanya ga adil, mau bilang kalau "bodoh amat ga bisa lolos dimana2". Semuanya berjalan dengan terpaksa, di universitas yang sekarang ini... Awalnya memang, apa sih kok disini, kenapa harus begini, kenapa harus kayak gini. Sampai pada di akhir semester 1, semua terasa begitu mudah. Banyak orang yang bilang "IT itu susah kok bisa dapet IP bagus?" Dari sini merasa kalau ada jawaban dari Allah, karna bukan cuma semester 1 aja yang dijalanin begitu mudah semester selanjutnya pun juga sama. Ada suatu hal yang memang sudah tahu sejak lama yaitu masuk kelas unggulan untuk IPK diatas 3,6 itu-pun jika belum berubah pada saat ini.

Waktu berlalu, setiap semester di jalani dengan banyaknya rintangan. Dipenghujung semester 4 ada kabar baik dimana mahasiswa unggulan bisa ikut untuk menjadi student exchange di Universitas Gadjah Mada selama satu semester, entah bagaimana-pun akan selalu banyak rasa syukur di dalam kabar ini, karna.... balik lagi ke awal topik tadi, didalam lubuk hati sangat ingin dan ingin sekali bisa kuliah di PTN. Allah menjawab itu, banyak jalan yang yang Allah kasih meskipun itu sedikit demi sedikit.

Merasakan satu semester kuliah di PTN untuk semester 5, bahagia yang tidak bisa di ucapkan. Merasakan banyak rindu kepada orang rumah, rindu pada kampus yang dulu, memang kita semua tidak akan pernah merasakan rindu jika tidak merantau. Tangerang-Jogja... Jogja kota yang memang mempunyai slogan kota istimewa, ya. memang benar. Banyak sekali hal indah disana mulai dari segi adat, lingkungan, lalu lintas, mahasiswa, kosan, kuliner, dan banyak yang lainnya yang terlalu panjang jika harus di ceritakan disini.
.
.
.
.
.
.
.
Intinya.. Banyaklah berdoa dan berusaha karna semua jalan Allah itu nyata, meskipun dengan cara perlahan.

04/07/16

0

When you lose something.

Kalian tau betapa menyedihkan kehilangan seseorang? Beruntunglah kalian jika kehilangan tetapi masih bisa melihat kegiatan kesehariannya. Bagaimana dengan yang kehilangan seseorang dan dipisahkan dengan beda alam?
Apa semua ini di sebabkan oleh takdir?
Takdir yang telah terjadi yang seharusnya kita semua bisa terima, bisa ikhlas dengan keadaannya.
Kehilangan seseorang... ya, memang sama-sama merasakan sedih yang mendalam, sama-sama merasakan perbedaan kebiasaan, sama-sama merasakan ada yang kurang.
Tapi, sesungguhnya semua pasti ada pembelajaran dari kehilangan.
Saat seseorang itu berjalan menjauh... mungkin kita merasakan hal berbeda yang terjadi di kehidupan yang baru ini, tapi percayalah mempertahankan segala sesuatu itu lebih menyakitkan di bandingkan melepaskannya.
Beradaptasi dengan keadaan yang baru? Susah atau gampang?
Ini semua balik lagi ke pribadi masing-masing.
Mungkin saat beradaptasi akan merasa risih dengan semuanya.
Mungkin kalian akan lebih sering membanding-bandingkan yang telah hilang dengan yang sekarang.
Mungkin kalian akan lebih banyak dapat pembicaraan yang menyakitkan dari banyak orang.
Mungkin kalian masih tidak terima dengan apa yang terjadi, setelah itu menyalahkan diri sendiri.
.
.
.
Kalian tau? setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, bahkan anak yang ditakdirkan untuk lahir kembar-pun mempunyai sifat yang berbeda.
Untuk sekarang, cobalah untuk menghargai apa yang telah dipunya. Karna sesuatu yang sekarang pergi pasti akan di ganti dengan yang lebih baik,tentunya.

"Apalah arti kehilangan, ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan, dan sebaliknya kehilangan banyak pula saat menemukan"
Rindu-Tere Liye

11/03/16

0

Wanita Super

3 bulan yang lalu tepat tanggal 11 November, Rasa sakit yang ica rasa udah ga bisa di tahan lagi, seluruh tubuh serasa ga bisa lagi digerakan, semuanya udah terasa sakit, badan terasa panas, buat berdiripun susah. Karna semua udah ga bisa dikendaliin, dengan cepat tanggap dibawalah ke rumah sakit. Emang gejala semuanya ga singkat,semua dirasa hampir sebulan dengan kondisi setiap siang,malam dan sore demam.
Kenapa ga dibawa ke rumah sakit pas sudah tau sakit? Karna tuntutan ujian yang mengharuskan menahan semuanya ini.

Mamah,
Mamah berkerja berangkat pagi tapi tetap bisa pulang siang karna ia adalah seorang pahlawan tanpa jasa.
Dia yang rela menunggu saat sakit bahkan bukan hanya menunggu tapi juga merawat.
Dia rela meninggalkan "anak orang" untuk diberi ilmunya demi merawat anaknya.
Dia mau mondar-mandir sana sini, memanggil suster, membeli makanan yang ica mau.
Dia bisa membuatkan makanan yang ica mau saat sakit meskipun ia bukan seorang koki.
Dia tetap masih merawat ica meskipun udah dibawa pulang kerumah

Tapi, ica memang salah dan sangat bodoh.
Saat baru aja sembuh tp ica malah pergi kekampus cuma karna mau dateng acara aja dan tiba-tiba mamah nelfon dengan rasa penuh kekhawatiran dan kekecewaan.
Kekhawatiran yg baru sembuh tapi udah pergi
dan
Kekecewaan yang selama ini merawat tapi seperti tidak dihargai
Ica bisa mendengar semua itu meski hanya di dalam telfon.

Hari ini, 11 Maret mamah udah ngerawat ica selama 19 tahun.
Terima kasih banyak kepada mamah yang telah bersusah payah, mengorbakan nyawanya dan menahan sakit sampai 57 del padahal tubuh manusia hanya bisa menahan rasa sakit sampai 45 del.
Tidak ada yang bisa mengganti ketulusan mamah
Terima Kasih, Mah..

23/01/16

0

Believe it or not

Percaya atau tidak,sebenarnya yang terjadi adalah kekecewaan terbesar selalu dan pasti akan datang dari orang yang paling kita percaya dan paling dekat dengan kita. Memang awalnya be like "dia sempurna atau mereka sempurna", "dia bisa bikin gw nyaman dengan segala kondisi atau mereka bisa bikin gw nyaman dengan segala kondisi" tapi nyatanya kalau emang udah dikecewain kita bisa apa? pasti akan bilang "nyesel gw bla bla bla","sia-sia bangetlah pokoknya gw deket sama dia". Jadi gini sebenernya apapun yang udah terjadi ga ada yang sia-sia,boleh kita nyesel tapi asal kedepannya rasa sesalnya itu bisa dijadiin pembelajaran.
Merasa dikecewai saat ini?

  • Coba lalukan sesuatu supaya bisa ngelupain rasa kekecewaannya itu misal kalo emang hobbynya main gitar silakan main tapi inget jangan main gitar dengan kunci minor karna itu akan membawa kesedihan kembali
  • Hobby nyanyi silakan nyanyi sekuat bahkan till scream out loud bahkan sampe bisa bikin nangis kalau nyanyi terikan begitu,tapi diyakinkan dengan menyanyi yang keras terasa sedikt demi sedikit bisa lupa rasa kecewanya tapi inget jangan nyanyi dikamar mandi karna di kamar mandi itu banyak "hantu" hihi
  • Atau suka hangout ke cafe? silakan pergi,bisa ajak teman atau sendiri no problem. tapi yang harus diingat kalau lagi sedih jangan coba minum kopi karna terlalu pahit buat keadaan seperti ini

Memang dengan seiring berjalannya waktu semuanya pasti akan hilang ditelan masa dan berusahalah untuk tidak mengingat kekecewaan yang ada,jika selalu diingat terus menerut kapan mau lupa?
Terakhir... jangan pernah sesalin apa yang udah terjadi,percaya aja kalau semua ini udah ada yang mengatur,seperti daun yang berjatuhan entah kapan dan dimanapun....

25/09/15

1

Pls, Read this. And u'll know who I am.

Cie! yang buka ini pasti kepo deh.
Sesungguhnya, gw adalah mahasiswi semester 3 jurusan Sistem Informasi yang lagi ngetik disini buat isi-isi blog bukan karna ini tugas ataupun buat memenuhi nilai UTS yang kayak anak-anak SMA, tapi percayalah tugas dan UTS anak Sistem Informasi itu ngebuat PROGRAM coy! ya mungkin banyak yang bilang buat-buat project gitu ya bikinin sistem buat di perpustakaanlah, ataupun di sistem pembelian, penjualan yaa... semacamnyalah ya. Asal dari Tangerang, tapi kuliah di Jakarta tapi pengennya sih kuliah di luar kota yang lebih jauhan dikit macem Depok gitu LOL. kenapa gw bisa kuliah disana? Dikarenakan gw menolak beasiswa dr swasta di Jakarta lainnya dengan jurusan Psikologi, tbh..... gw pengen bgt kuliah jurusan Psikologi, dengan sangat terpaksa gw harus meninggalkan Psikologi karna alasan kampus yang ksh gw beasiswa itu katanya pergaulannya udah melewati batas. Coba buat nyoba Negeri sana sini dengan jurusan Psikologi ya akhirnya Allah lebih ngasih jalan buat jadi Programer. Ga nyesel sih, karna di kampus gw yang sekarang udah menjalani 3 semester, dari awal gw udah ada penyemangat kuliah, yup.. panggil saja Mawar ups bukan maksudnya Tito. Dia yang nemenin gw dari semester awal sampai sekarang, tidak bukan dan tidak lain dia teman hidup gw aka pacarlah ya. Dan gw ini 1997 lines, Tri Annisa Hidayati panggil aja Ica. Jangan jauh-jauh perkenalannya nanti udah ga kepo lagi. See yah next post!